Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2011

Tresno Jalaran Soko Kulino



Tresno Jalaran Soko Kulino
Begitu kata orang jawa bilang, cinta itu ada karena terbiasa bersama dia. Percaya? ehm...saya antara percaya dan tidak percaya hehehe belum sepenuhnya merasakan soalnya. Kalau melihat kisah orang-orang jaman dahulu kala yang menikah karena dijodohkan, yang awalnya tidak kenal, bahkan tidak ada rasa sedikitpun akhirnya bisa saling cinta dan langgeng sampai Allah memisahkan mereka berarti benar dong ya tresno jalaran soko kulino?. Sebenarnya untuk menikah apakah cinta menjadi syarat utama? apakah pernikahan tanpa cinta akan menjadikan pernikahan itu sesuatu yang menakutkan?. Apakah cinta dalam pernikahan bisa tumbuh seiring berjalannya waktu?

Ketika ada seseorang yang mendekati saya dan mengungkapkan niat baiknya untuk tujuan yang lebih serius tapi saya sama sekali tidak memiliki perasaan apapun padanya, seorang sahabat mengatakan pada saya "Jalani ajah dulu Al, tho lambat laun kamu juga bisa jatuh cinta sama dia percaya dech tresno jalaran soko kulino Al. Coba kenali dia & lebih dekat lagi dengannya.." Saya hanya bisa diam mendengar pendapatnya, pikiran saya bertanya pada hati saya bisakah saya mencintainya kelak?, bisakah saya lebih dekat dengannya kalau keinginan untuk bersama dia saja tidak ada?, apa iya kalau saya mengenal dia lebih jauh saya bisa jatuh cinta dengannya? kalau tidak bagaimana? adakah jalan untuk kembali ke titik 0? apakah nantinya tidak menyakiti dia ketika di tengah perjalanan saya memutuskan untuk undur diri?. Entahlah terlalu banyak keraguan yang bermain-main dalam benak saya. Saya tidak berani maju juga tidak bisa mundur. Terlalu pesimis ya saya? ga' bisa positif thinking sama sekali :(

Berat saya menjawab dengan "IYA" kepadanya tapi tidak adil juga kalau saya tidak memberi kesempatan padanya. Ahirnya jawaban yang saya berikan padanya "Maaf saya tidak bisa menjawab sekarang, lebih baik kita saling mengenal satu sama lain terlebih dahulu. Saya akan memberikan jawaban setelah saya istikharah dan mendengar pendapat kedua orang tua saya. Kalau mas mau mengenal perempuan lain silahkan itu haknya mas sepenuhnya, siapa tahu di luar sana ada yang lebih baik dari saya". Saya tidak tahu itu jawaban penerimaan atas niat baiknya ataukan penolakan secara halus, saya hanya ingin menyampaikan bahwa saat ini saya tidak memiliki jawaban apapun selain itu.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan [yang tepat] kepada Engkau dengan ilmu [yang ada pada]-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu [untuk menyelesaikan urusanku] dengan kodrat-Mu.

Dan aku memohon kepada-Mu sebagian karunia-Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak berkuasa, dan Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa dia lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka takdirkanlah dan mudahkanlah dia bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini.

Dan sekiranya Engkau tahu bahwa dia lebih buruk untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih buruk pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka jauhkanlah dia dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya. 

Kepadamu yang sedang menunggu jawaban saya
Sungguh tidak ada maksud untuk mempermainkan perasaanmu, tidak ada niat sedikitpun untuk membuatmu menunggu. Tapi, sungguh saya tidak ingin bermain-main dengan masa depan saya apalagi menyangkut dunia dan akhirat saya. Karena itu saya tidak ingin gegabah mengambil keputusan. Kalau kamu mengatakan bahwa cinta itu datang karena terbiasa bersama, maaf saya belum bisa mengiyakan. Saya tidak ingin berspekulasi dengan hati bagaimanapun hati tidak akan bisa dipaksakan. Saya yakin kamu paham mengenai hal itu. Kalaupun nama saya yang Allah tuliskan dalam bukumu sebagai jodohmu maka aku tidak akan kemana-mana melainkan akan menuju padamu. Hanya satu pintaku pada Sang Pemilik Cinta, jika memang engkau yang dipilihkan sebagai jodoh saya kelak, saya meminta kepadaNya untuk memberikan cinta dalam hati saya untukmu, cinta yang bermuara padaNya hanya padaNya :).

Sumber : http://catatanalia.blogspot.com/2011/05/tresno-jalaran-soko-kulino.html

7 Kebiasaan Buruk Para Jomblo




1. negatif thinking 

Misalnya, kalau pas lagi jalan sendiri, lalu ada yang tanya (teman kerja atau teman sekampus lain jurusan), “Koq sendiri?” 
Langsung deh reaksinya seperti ini : “Sudah tau sendiri, pake tanya2. Mentang2 gua jomblo. Nyindir, ya?!”
Atau, suatu kali ngelihat ada orang lain yang ngelihatin : 
“Kenapa sih liat-liat?! Aneh ya, kerena gua jomblo?!” 
Padahal “Koq Sendiri?” itu kan pertanyaan standar orang yang pengen tanya tapi ngga tahu mau tanya apaan. Cuma basa-basi. Nggak ada maksud apa-apa. Malah kalo tanyanya “Koq berdua?” atau “Sama siapa?” jadi aneh bin konyol. Lha sudah jelas sendiri pake tanya “Koq berdua?” segala. 

Dan orang yang ngelihatin bisa saja karena rasa-rasanya koq kenal. Atau kagum sama tahi lalat di pipinya. Dipikirnya, “Hoki bener tuh orang ada tahi lalat dipipinya. Coba kalo tahi kebo ato kucing, kan jelek.” – jadi ngga ada kaitannya sama kejombloan kita. 

Begitulah kalau sudah dikuasai pikiran negatif. Segala sesuatu disikapi secara negatif. Ibarat orang pake kacamata hitam, semua yang dilihatnya jadi serba hitam. Lalu bagaimana mengatasinya? Tidak ada cara lain, ganti kacamatanya dengan yang lebih terang. Jangan salahkan obyek yang dilihat. 

2. Citra diri yang negatif 
“Siapalah saya ini. Tampang pas-pasan. Nggak bisa apa-apa pula. Otak belet, lha nilai kuliah saja hampir ngga pernah bergeser dari C. Dapet B tuh untung. A, wah ajaib bener, anugerah-Mu deh. Mana ada yang mau sama saya. Seandainya saya jadi orang lain pun, ngga bakalan koq saya mau punya pacar kayak diri saya begini.” 
Padahal gambaran kita tentang diri kita sendiri akan sangat berpengaruh terhadap pikiran, perasaan dan sikap hidup kita. 

3. Rumput tetangga kelihatan lebih hijau 
“Duh, enak nian punya pacar kayak die. Kemana-mana ada yang nemenin. Ada yang perhatiin and diperhatiin. Ada shoulder to cry on. Malam minggu ngga cengo sendiri dirumah. Lonely. Isa ngerasain Dag Dig Dug Serr tiap nunggu doi. Kapan pun dan Dimana pun ada yang selalu bisa di-call. Pokoknya asyik deh.” 

Jadi nganggepnya hidup orang lain tuh lebih enak, lebih baik, lebih nikmat, lebih segalanya. Lalu kita berandai-andai ; seandainya hidup kita kayak die, dunia kita kayak dunia die. Seolah kita nih baru bahagia kalo kayak die. Kita jadi kurang bersyukur dengan hidup kita sendiri. Padahal, mana ada sih orang yang hidupnya selalu senang? 

Siapapun pastilah punya senang dan susahnya sendiri. Punya pacar ngga melulu enak koq. Kadang ada sebelnya juga. Kadang bisa bikin jengkol, eh, jengkel dan stress juga. So, jangan heran kalau yang sudah punya pacar pun bisa mikir begini: “Duh, enak nian ngejomblo. Bebase sebebas burung di udara, Asyike seasyik ikan di laut. Nikmate senikmat udang rebus Mang Engking di Jogja, sambel terasinya itu loh… uueenak poll…. Apalagi pas puasa2 begini… hmm… yummy….. (Nah, apa coba hubungannya?! Hehehehe….. ) 

4. Berselubung topeng 
Nggak jujur dengan diri sendiri. Nggak apa adanya. 
Contoh 1 (Gaya selebritis: kemayu, dengan sikap bertutur diatur) : “Aku emang belum mau pacaran koq. Suer. Masih ingin sendiri.” –> Yang sebenarnya : aku belum ketemu yang aku mau die mau. Yang ada aku mau die ngga mau, ato die mau akunya ngga mau. Ada yang aku mau die mau, eh die maunya nabok sama aku. 

Padahal apa salahnya kalo bilang, “Aku bukannya ngga kepengen, tapi belum ketemu yang pas.” Titik. Kalau bilangnya : belum mau pacaran, masih ingin sendiri –> besok ato lusa ternyata ketemu yang cocok, nah luh baru NYAHO!. Malu kan mesti ngejilat ludah kuda (kalau ludah sendiri mah biasa). 

Contoh 2 (gaya politisi: kemaki, dengan sikap bertutur tak diatur) : “Gue naksir die?! Idihh, amit-amit. Sorry ya, dibayar goceng pun nggak bakalan gue ambil!” –> yang sebenernya: aku sih okelah sama die, tapi dienya cuek banget. Benci deh aku (Dengan gaya genit ala Tessy) 

Padahal apa salahnya bilang, “Dienya cuek begono, mana berani gue.” Titik. Kalo bilangnya: amit-amit, dibayar goceng pun tak mau— dan ternyata dia naksir sama kita, Cuma karena dia punya kemaluan gede (baca: pemalu) jadinya die pasang sikap cuek bebek, sok cool. Nah, gimana coba kalo gitu?! Masak mau ikut-ikut si selebritis : ngejilat ludah kuda. 

So, tanggalkan topeng itu. Apa adanya sajalah. Tapi ya, jangan vulgar, mengobral ato norak. Jujur dengan elegan gitulah. 

5. Hanyut terbawa perasaan 
Nelangsa. Merasa kasihan dengan diri sendiri. Seakan dengan ke-jomblo-an itu, dia menjadi orang paling malang di dunia. Makan jadi ngga enak (apalagi sayurnya basi, kurang garem pula ), tidur ngga nyenyak (AC mati ngga ada listrik, banyak nyamuk lagi, lengkap deh penderitaannya.) 

Nyanyinya pun lagu Chrisye : “Di malam yang sesunyi ini aku sendiri, tiada yang menemani…. Srot srot (nyedot ingus) 
Akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku… pufz pufz (buang ingus pake lengan baju). Nanini nananininani ninaneniii (bagian ini ngga hapal). Reff: 
Mengapa terjadi pada diriku, aku tak percaya kau telah tiada… hiks hiks (terisak) haruskah ku pergi, tinggalkan dunia… hoahh, hoahh (nangis sejadi-jadinya).” 

Selanjutnya no comment deh. Bukan apa-apa, ane takut ikutan sedih, ikutan nagins, ikut sedot ingus. Nanti thread ini malah ngga selesai lagi… icon biggrin 7 Kebiasaan Buruk Para Jomblo 
Malah repot, Lagian, orang yang terhanyut oleh aneka rupa perasaan susah dan sedih sebetulnya kan ngga butuh kata-kata, Ia lebih butuh empati dan simpati (Bukan kartu As ato IM3) 

Saya Cuma mau bilang : “You’ll never walk alone, jomblo (ngutip lagu yang biasa dinyanyiin fans Liverpool). Kan banyak juga yang jomblo… hehehe…” 

6. Memaksakan kehendak 
Cara halus : “Hi cowok, godain kita dong!” (Ekstrim: Sambil melotot, satu tanga berkacak pinggang, satunya lagi menggenggam batu siap ditimpukin). Atau, “Hi cewek, kita godain ya!” (Ekstrim: Sambil memiting nenek-nenek yang kebetulan lewat, dan menodongkan pistol ke keningnya). 

Cara Kasar : “Apapun yang terjadi gua harus dapetin doi; biar gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang. Pokoknya harus dan kudu!” (Ekstrim: bayar segerombolan preman utk menculik doi, lalu dengan gaya Kung Fu Bruce Lee datang menyelamatkannya). 

Atau, “Saya ngga bisa hidup tanpa doi. Udahlah, saya mau mati aja! Mana tali, mana tali! Saya mau gantung diri!” (Ekstrim: “Bunda, hidup ini kejam. Kembalikan saja aku kedalam rahimmu!” — segede gitu, gimana masukinnya coba?!). 
Atau, “Marilah kepadaku semua yang letih, lesu dan membutuhkan kehangatan, aku akan memberikan diriku seutuhnya!” (Ekstrim: DISENSOR!, maklumlah ini kan bukan H A icon biggrin 7 Kebiasaan Buruk Para Jomblo ) 

Dan kalo berdoa, doanya gini: “Tuhan, kalau dia jodoh saya, dekatkanlah. Kalau dia bukan jodoh saya, jodohkanlah, Tapi kalo ngga bisa jadi jodoh saya, biarkan dia ngejomblo seumur hidup, Amin…” 

Padahal segala sesuatu yang dipaksakan (apalagi soal jodoh), pasti akan lebih banyak buruknya daripada baiknya. Usaha tentunya ngga salah, punya keinginan monggo, silahkan. Tapi iringilah itu dengan penyerahan diri kepada Tuhan YME. 
“Bukan kehendakku yang jadi, melainkan Kehendak-Mu.” 
Dengan berusaha da berserah diri, hidup akan terasa lebih ringan, Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita, percaya deh!…. 

7. Sirik 
Orang Manado bilangnya mangiri. Alias iri dengki. Ngga senang melihat orang lain senang. Senangnya ngejelek-jelekin dan ngecil-ngecilin kebaikan orang lain, “Allaaaa, dia sih piala bergilir. Liat aja ntar juga dia bakalan pindah ke pelukan cowok laen. Gua sih amit-amit dapetin dia!” 

“Eh, elu tau nggak, dia itu kan bekas pacarnya temen sodara gue, Nah, kata temen gue, temen gue dari sodaranya, sodaranya dari temennya yang mantan dia itu, (Nah, bingung kan ente-ente semua… :LMAO: ) dia pernah terlibat narkoba tuh. Pernah digerebek Polisi segala. Ortunya ampe ngejual rumah buat ngebebasin dia dari penjara.” 

Padahal ke-sirik-an hanya akan membuat kita makin buruk dimata orang lain. Dan pasti dimata Tuhan juga. Ngga ada faedahnya. 



9 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7R_ycLjS988FT56XIFOtULVclgaUupMA6dRZABWiRMI9ovDVrryFT6eb7eT8D5XV1DCThY440KEYnfTPuYrEMQC9NJEZAv8JwBrb3LQagOPQG6QQ9ZtlLIN7H4WxJrwsaPnh0vvrqiCE/s200/bertepuk+sebelah+tangan.jpeg

Bertemu dan menjalin hubungan dekat dengan seseorang tak selamanya berakhir dalam hubungan asmara. Si dia menyukai perilaku dan sikap Anda, namun ia tak kunjung menyatakan perasaannya.
Perlakuannya pada Anda lebih seperti seorang teman daripada seorang kekasih. Atau, bisa jadi ia mengetahui sinyal-sinyal yang Anda kirim namun mengacuhkannya.
Agar tak berlama-lama sakit hati, sebaiknya cari tahu apakah hubungan Anda berdua tak lebih dari sekadar teman baginya atau tidak
1. Anda yang selalu memulai
Andalah orang yang paling antusias mengajaknya menonton film romantis atau pergi berlibur. Anda pula yang harus memancing humor dan pembicaraan di antara kalian. Kalau Anda yang selalu mengawali pesan singkat dan telepon, berarti kemungkinan besar hanya Anda sendiri yang jatuh hati padanya.
2. Jika berinisiatif, ia membawa teman
Walaupun mengajak Anda pada suatu acara, ia membawa serta teman-temannya sehingga kalian berdua tak mendapat waktu berdua. Mungkin ia hanya menganggap Anda bagian dari temannya.
3. dia memanggil Anda dengan sebutan ‘kawan’ atau ‘teman’
Bisa juga ia memanggil Anda dengan sebutan formal dan tidak mencerminkan panggilan sayang. Berarti, si dia memang tidak tertarik pada Anda.
4. dia curhat tentang orang lain
Curhat tentang perasaannya terhadap wanita lain saat sedang menyukai seseorang tanpa memedulikan perasaan Anda. Ini menunjukkan dia memercayai Anda hanya sebagai teman.
5. dia mengatur kencan Anda dengan orang lain
Walaupun ia mengetahui Anda menyukainya, ia merasa bersalah karena tidak memiliki perasaan sama. Sehingga, ia berusaha menebusnya dengan memperkenalkan Anda dengan orang lain. Jangan menganggap seberapa jauh ia ingin menguji Anda, ia hanya merasa bersalah.
6. Tidak menghiraukan Anda
Saat pria menyukai seorang wanita, ia akan berusaha menyentuh, menghibur, menggoda dan mengetahui waktu-waktu khusus Anda. Namun, nyatanya ia tak terlalu peduli kapan Anda tidur atau makanan kesukaan.  dia malah tak pernah melancarkan godaan pada Anda dan menghindari menyentuh Anda.
7. “Kita teman, kan?”
Dia sering mengulang-ulang, Anda berdua tetap berteman kendati ada masalah dalam hubungan kalian.
8. Berkencan dengan teman Anda
Walaupun Anda telah melakukan hal terbaik untuk menarik hatinya, ia malah memilih teman Anda atau orang yang Anda kenal sebagai teman kencannya.
9. dia berusaha menghindar
Setelah lama tak memberi kabar, dia mendatangi Anda tanpa rasa bersalah dan mengaku menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Jika demikian, tak ada gunanya berniat mengubah perasaannya menjadi cinta  pada Anda

Sumber : http://menujuhijau.blogspot.com/2011/09/9-tanda-cintamu-bertepuk-sebelah-tangan.html#ixzz1XNmaRjzH

Selasa, 12 Juli 2011

10 Ciri-ciri Pria yang Baik Sebagai Pasangan Hidupmu

Mencari pria untuk sekedar menjadi pacar sebenarnya bukan hal yang sulit. Yang sulit adalah mencari pria yang pantas untuk menjadi pendamping hidupmu. Sayangnya, banyak pria di luar sana yang memanfaatkan kelemahan wanita yang rentan terhadap rayuan untuk dengan mudah mendapatkan mereka. Supaya kamu dapat memilih pasangan hidup yang tepat, berikut ini adalah 10 ciri-ciri pria yang baik dan untuk dijadikan pasangan hidupmu:

1. Pria yang bisa memperlakukanmu dengan baik
Bukan dengan memperlakukanmu seperti putri raja dan memanjakanmu setiap hari, tetapi ia tahu apa yang harus ia lakukan untuk menunjukkan cintanya dan tidak akan pernah menyakitimu. Apabila tanpa ia sadari ia menyakiti dirimu, ia tidak ragu untuk mendatangimu, mengakui kesalahan dengan jantan dan meminta maaf dengan tulus. Ia adalah pria yang menghargai dan menghormati wanita. Tidak ada yang lebih menjijikkan dibandingkan pria yang merendahkan, sering melakukan kekerasan fisik dan verbal terhadap wanita.

2. Pria yang kata-katanya sesuai dengan tindakannya
Ketika ia berkata ya, maka ia akan melakukannya, ketika ia berkata tidak, maka ia akan tidak akan melakukannya. Termasuk dalam ciri-ciri ini adalah pria yang setia terhadap pasangannya. Saat ia berjanji bahwa kamu adalah wanita satu-satunya yang ia cintai, maka ia benar-benar tidak memiliki wanita lain di hatinya. Intinya, ia mampu mempertanggungjawabkan kata-katanya dan merealisasikannya dalam tindakan (tidak plin plan).

3. Pria yang mencintaimu luar dan dalam
Mengapa pria seperti ini tepat? Karena ia tidak mencintai kecantikan fisik wanita saja. Ia bisa mencintai segala kelebihan dan kekuranganmu, baik fisik, sikap, dan kebiasaanmu. Dan yang paling penting, ia bisa mencintai 
ketidaksempurnaanmu secara sempurna.

4. Pria yang punya masa depan cerah
Jika kamu benar-benar serius untuk membina hubungan sampai jenjang pernikahan, maka karakteristik ini harus benar-benar kamu pikirkan. Apakah kamu harus memilih pria yang mapan dalam pekerjaan dan keuangannya? Tidak juga. Yang paling penting adalah ia dewasa dalam berpikir dan memiliki rencana-rencana ke depan yang jelas, tidak menghabiskan waktunya hanya dengan bermain game dan menonton tv. Ia bisa menyeimbangkan antara having fun dan beristirahat dengan pekerjaan dan produktivitas.

5. Pria yang mampu membimbing dan melindungimu
Dalam sebuah hubungan, pria adalah leader. Bersamanya, kamu dapat berkembang menjadi wanita yang lebih baik. Ia juga menjadi orang pertama yang berada di depanmu untuk melindungimu dari segala macam bahaya.

6. Pria yang percaya diri
Ia mungkin tidak tampan, tapi ia selalu terlihat bersemangat, wajahnya cerah, berani menghadapi orang, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan. Dan yang paling penting adalah ia tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak berusaha mati-matian untuk mengubah sikapnya dan berperilaku seperti orang lain (misalnya aktor yang kamu suka) ketika ia mencoba untuk menarik perhatian dirimu.

7. Pria yang independen
Apakah pria yang meluangkan setiap jam,menit,dan detik untuk dirimu adalah pria yang tepat untukmu? Singkat saja, TIDAK. Karena itu berarti ia terlalu terikat pada dirimu dan bisa membuatnya bersikap posesif ketika ia sudah mendapatkan dirimu. Pria yang independen adalah pria yang juga memikirkan hidupnya sendiri, meluangkan waktu untuk keluarga dan teman-temannya dan mengerjakan hobinya sendiri. Sekali lagi, jangan pernah memilih pria yang terlalu lekat dan terlalu membutuhkanmu, karena ia sendiri yang akan menjadi orang yang merusak hubunganmu dengan dirinya dan orang lain di masa depan.

8. Pria yang apresiatif
Ia adalah orang yang peka dan perhatian terhadap hal-hal kecil yang kamu lakukan. Ketika kamu berusaha untuk tampil cantik, ia akan memujimu. Ketika kamu mengambilkan air minum untuk dirinya, ia akan mengucapkan terima kasih. Ketika kamu melakukan hal-hal yang di luar kebiasaanmu, ia mengamati perubahanmu.

9. Pria yang jujur dalam bertindak dan berkata-kata
Ia bisa berkata yang sebenarnya terjadi ketika ia melakukan kesalahan dan ia melakukan segala sesuatu untuk dirimu dengan tulus tanpa maksud buruk tertentu. Selain itu, ia adalah pria yang tidak mencari approval (persetujuan) darimu dengan selalu memberikan pujian, tetapi ia juga bisa mengkritik dirimu ketika kamu melakukan kesalahan. Pujian penting untuk membuatmu semakin termotivasi sedangkan kritik penting untuk membuatmu menjadi wanita yang lebih baik lagi.

10. Pria yang punya moralitas yang baik
Tingkat moralitas dirinya juga berpengaruh terhadap hubunganmu kelak. Pria yang jarang bermasalah dengan dirinya sendiri dan masyarakat cenderung akan berlaku baik dalam hubungan denganmu. Moralitas yang rendah (suka menyelesaikan masalah dengan kekerasan, akrab dengan kriminalitas, narkoba, dan free-sex) akan membawa sebuah hubungan ke dalam masalah kekerasan, pertengkaran, dan perselingkuhan.

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2011/06/10-ciri-ciri-pria-yang-baik-sebagai.html#ixzz1Rue2RlzG

Minggu, 29 Mei 2011

Cinta Lebih Penting dari Karier

Apakah anda termasuk orang yang sering merasa bingung untuk membagi waktu antara pekerjaan dan pasangan anda? Dan mana yang nantinya lebih anda prioritaskan, apakah cinta atau karier anda? Jangan bingung. Anda bisa memutuskan pilihan dari situasi tersebut. Ternyata, jika Anda menempatkan cinta sebagai prioritas dalam kehidupan, hal ini bisa menjadi pendukung masa depan Anda, baik dalam kebahagiaan dengan pasangan maupun kesuksesan karier. Dan berikut ini adalah alasan kenapa cinta lebih penting dari karier, setidaknya ada 4 alasan alasan yang membuat Anda perlu mementingkan cinta, yaitu:

1. Kencan tidak akan ganggu karier Anda
Menghabiskan waktu bersama pasangan hanya selama 1-2 jam sehari tidak akan membuat pekerjaan Anda terbengkalai. Bila Anda bisa menemukan pasangan yang benar-benar pengertian, dia juga tidak akan memaksa Anda untuk berkencan di saat Anda sangat sibuk. Jika pasangan benar-benar peduli, tentu saja dia akan memahami situasi Anda. Misalnya, ketika Anda benar-benar sedang mengerjakan proyek penting di kantor, si dia akan mendukung aktivitas itu.

2. Memiliki seseorang bikin Anda lebih bahagia
Seperti ini gambarannya, Anda sedang bekerja pada sebuah proyek jangka panjang yang sangat menyita banyak waktu dan energi. Anda sangat sibuk. Anda tenggelam dalam depresi. Nah, bayangkan jika Anda punya pasangan yang kemudian datang dan membawakan Anda makanan. Tentunya, hal ini bisa meredakan stres yang Anda alami akibat pekerjaan menumpuk.

3. Perkawinan tidak akan mengalihkan perhatian Anda
Jika suatu perkawinan melibatkan orang kreatif dan sibuk, pasangan suami istri perlu untuk saling mendukung, bukan saling menghalangi satu sama lain. Selain itu, kehadiran anak tidak akan mengganggu karier Anda, justru akan membuat hidup Anda makin berwarna.

4. Kaya atau miskin bukanlah persoalan utama
Cinta bukanlah tentang uang. Ini tentang kebersamaan. Bersyukur bahwa setidaknya Anda sedang bersama-sama dan bekerja dengan saling mendukung.

sumber : http://www.anehnie.com/2010/10/cinta-lebih-penting-dari-karier.html

Selasa, 24 Mei 2011

10 Perilaku Pria Yang Bikin Wanita Menderita

Setiap manusia, baik pria maupun wanita, tentu memiliki perilaku yang buruk. Nah, yang paling umum dikeluhkan oleh kaum wanita adalah sifat egois pasangannya. Kira-kira perilaku apa saja ya yang kerap ditunjukkan oleh kaum pria dan tanpa sadar mereka telah membuat istri atau kekasih mereka menderita? Berikut beberapa rangkumannya.



1. Male Ego, sebuah istilah dalam ilmu psikologi, yang menggambarkan salah satu sifat pria. Ego itu sendiri, merupakan sifat ke-aku-an dari pria. Dalam realitanya, mengacu pada perkembangan kultur social male ego ini, sering dikonotasikan sebagai egoisme yang semena-mena dan mau menang sendiri, sehingga memberikan citra yang negatif.  Padahal kalau saja kaum pria sebagai kaum pria yang lebih rasional bisa mereduksi dan memahami keinginan kaum wanita, apalagi pasangannya. Kaum pria bisa memperbaiki, kalau saja mengerti apa yang tidak disukai oleh kaum wanita.

2. Pelit Dan Perhitungan Wanita pada dasarnya memiliki sifat yang meterialistis. Sifat ini sudah menjadi kodrat dari setiap wanita yang tidak perlu dipersoalkan. Menurut sejumlah penelitian dan kasus-kasus, perhatian terhadap kebendaan oleh kaum wanita adalah hal yang wajar karena dalam realitasnya mereka tak bisa dilepaskan dari materi. Karena itu, dalam tatanan social maupun relegi, kaum laki-laki punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan material pasangannya. Maka kalau saja Anda royal dalam memberikan uang, maupun menyediakan rumah yang indah, bisa menyediakan mobil pribadi yang bagus dan membanjiri hadiah-hadiah, Anda bukan saja laki-laki yang mampu memenuhi salah satu kewajibannya, tapi juga memahami salah satu keinginan wanita. Percayalah, wanita akan sangat menderita kalau saja pasangannya adalah laki-laki yang pelit dan penuh perhitungan. Ia merasa tidak percaya. Sebenarnya, siapa yang pantas hitung menghitung: wanita atau pria?

3. Kasar Dan Melakukan Kekerasan Laki-laki memang memiliki fisik yang kuat, tapi jelas bukan untuk menyakiti dan melakukan kekerasan pada wanita. Wanita adalah makhluk yang secara fisik lebih lemah, sehingga membutuhkan perlindungan. Ia makhluk perasa dan suka kelembutan.  Maka, jangan sekali-kali kasar dan melakukan kekerasan pada wanita. Dan laki-laki yang kasar dan ringan tangan, pada umumnya cenderung dictator dan mau menang sendiri.

4. Tidak Setia Selingkuh Wanita sebenarnya juga punya sifat egois. Ia tidak ingin membagi apa yang jadi miliknya, apalagi kalau itu berharga. Dan siapa yang merelakan pria miliknya untuk wanita lain? Karena itu, sangat bisa dimengerti kalau pria yang dianggapnya hanya menyayanginya ternyata juga berpaling pada orang lain. Itu bukan hanya berarti tidak lagi menghargainya, tapi juga mengkhianatinya. Laki-laki yang berprilaku begini bukan saja dibencinya, tapi kalau menuruti kata hati wanita, mungkin dibunuhnya. Kalau toh memaafkannya, sebenarnyalah, ketidaksetiaan dan selingkuh itu tak akan dilupakannya.

5. Mata Keranjang Pria boleh mengatakan bahwa ketertarikan pada lain jenis adalah sifat kodrati. Wanita memang makhluk yang suka diperhatikan, terutama oleh pria tentunya. Tapi bukan untuk dinomorduakan. Sifat mata keranjang menunjukkan ketertarikan pada wanita lain adalah tindakan yang tidak menghargai wanita yang telah dipilihnya. Apalagi kalau tindakan itu menjadi serius yang dapat dipastikan bisa menciptakan permasalahan yang lebih kompleks. Maka sebaiknya janganlah menduakan wanita pendamping Anda. Kalau toh mengagumi wanita lain, jangan ditunjukkan terang-terangan.

6. Bodoh & Tidak Punya Sesuatu Ketetarikan wanita pada pria, pada umumnya karena pria tersebut memiliki sesuatu hal yang istimewa. Dengan sesuatu yang istimewa itulah tumbuh rasa kekaguman. Dan sesuatu yang mendasar tersebut adalah tingkat kecerdasan. Seseorang laki-laki yang cerdas dalam arti yang luas akan lebih mudah menarik hati wanita, karena dengan begitu ia bisa membanggakannya dan dengan begitu bisa mengangkat martabatnya di hadapan orang lain. Sebaliknya, kalau pria itu bodoh, apa yang bisa dibanggakan? Apalgi dalam komunitas ekseklutif yang telah membentuk diri bahwa Anda bukan laki-laki yang intover dan ketinggalan jaman.

7. Tidak Romantis Dan Tidak Peduli Wanita selalu ingin dimanja oleh pasangannya. Pada dasarnya wanita mempunyai sifat yang introvert, dan tidak percaya diri. Karena itulah wanita lebih suka pada pria yang romantis, yang pandai menyatakan rasa ketertarikan dan sanjungan. Ia sangat sebal pada laki-laki yang kaku, meskipun sebenarnya cinta sekali. Karena itu, pujilah istri Anda sesering mungkin. Ucapkan kata-kata cinta, karena itu bisa membahagiakannya.

8. Tidak Tegas, Tak Berkepribadian Kultur social keluarga di Indonesia masih menempatkan pria sebagai kepala keluarga. Suami adalah pemimpin. Apalagi ketegasan sering dikaitkan dengan rasa tanggungjawab dan ini menyangkut kepribadian seseorang. Coba saja, bagaimana wanita merasa nyaman dan aman kalau pendampingnya lemah, plin plan, tak berpendirian dan rapuh?

9. Berbohong Tidak Jujur Ada yang bilang wanita adalah makhluk yang suka dibohongi. Tetapi ingat, kalau saja ia tahu bahwa Anda ternyata telah berbohong, ia akan membenci setengah mati, karena ia merasa telah tidak dihargai dan dipermainkan. Jadi sebaiknya memang Anda berlaku sebagaimana seharusnya, menajdi laki-laki yang bertanggungjawab, sehingga Anda tak perlu berbohong padanya.

10. Mendengkur Tahukah Anda bahwa sebenarnya wanita sangat tersiksa mendengar dengkuran suaminya? Karena itu, kalau Anda saying dan ingin disayang istri Anda, sembuhkanlah kebiasaan mendengkur. Atau bujuk istri Anda, agar ia bisa menikmatinya, seperti musik malam yang indah

Sumber : http://infostres.blogspot.com/2010/12/10-perilaku-pria-yang-bikin-wanita.html#axzz17TD1p8CZ 

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/10-perilaku-pria-yang-bikin-wanita.html#ixzz1NK78oYYp

Blog Tetangga